kalau kamu memakai baju lusuh
habis guna emas di pinggang
sahabat akan menjadi musuh
sanak saudara jadi renggang
kalau kamu memakai baju lusuh
habis guna emas di pinggang
sahabat akan menjadi musuh
sanak saudara jadi renggang
Gugur bunga
Karena layu
Putus cinta
Karena cemburu
Dikala surya tenggelam
Aku dan dirimu duduk terdiam
Mengisi relung yang hampa
Saling mencurahkan hati yang galau
Ku hanya memuji dirimu dan menjadikan kau
Kenangan terindah karna kau selalu yang beda
Kehadiranmu menghidupkan rasa ini
Ku kan tetap setia menjaga hati
Ruang rindu yang ku miliki
Tak pernah berawal dan berakhir
Langit hitam menyelimuti bumi
Burung bertaring berkeliaran
lampu malam berkerlap-kerlip
menghiasi sang langit
Dan bulan pun ikut tersenyum
Angin pun meniup dedaunan
Anjung mulai menggonggong
Hawa dingin menusuk tulang
…….itulah…….malam…….
AKU
Kalau sampai waktuku
Kumau tak seorang ‘kan merayu
Tidak juga kau
Tak perlu sedu-sedan itu
Aku ingin bintang jalang
Dari kumpulannya terbuang
Biar peluru menembus kulitku
Aku tetap meradang menerjang
luka dan bisa kubawa berlari
Berlari
Hingga hilang pedih perih
Dan aku akan lebih tidak peduli
Aku mau hidup seribu tahun lagi
pengarang: Chairil Anwar
Amanat :hendaklah berjuang keras untuk mencapai cita-cita
Majas asosiasi:
“Aku ini bintang jalang”
“Aku mau hidup seribu tahun lagi”
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!